Dalam kegiatan perkantoran, dokumen merupakan salah satu hasil pekerjaan yang paling sering dibuat dan digunakan. Surat, undangan, memo, laporan, formulir, dan berbagai dokumen administrasi lainnya menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari sebuah organisasi.
Kemampuan membuat dokumen menggunakan komputer karena itu bukan sekadar kemampuan mengetik. Seorang tenaga administrasi perlu mampu menghasilkan dokumen yang rapi, konsisten, mudah dibaca, sesuai standar, dan siap digunakan dalam lingkungan kerja.
Microsoft Word merupakan salah satu perangkat lunak pengolah kata yang banyak digunakan untuk membuat dokumen. Namun, menguasai Word bukan berarti mengetahui seluruh tombol dan menu yang tersedia. Yang lebih penting adalah memahami bagaimana menggunakan fitur yang diperlukan untuk menghasilkan dokumen sesuai kebutuhan.
Dalam bab ini, pembahasan difokuskan pada tiga keterampilan dasar yang sangat dekat dengan pekerjaan administrasi: standardisasi dokumen, penggunaan shortcut keyboard untuk mempercepat pekerjaan, dan pembuatan kop surat. Ketiganya kemudian diterapkan melalui praktik membuat surat undangan rapat resmi.
Dokumen Kerja dan Pentingnya Standardisasi
Dalam sebuah kantor, dokumen tidak dibuat hanya untuk dibaca oleh orang yang mengetiknya. Dokumen dapat dibaca oleh pimpinan, pegawai dari bagian lain, pelanggan, instansi pemerintah, mitra bisnis, maupun pihak eksternal lainnya.
Karena itu, dokumen perlu dibuat dengan standar yang jelas.
Standardisasi dokumen berarti menetapkan aturan tertentu agar dokumen yang dibuat memiliki tampilan, struktur, dan cara penyajian yang konsisten. Standar tersebut dapat mencakup jenis dan ukuran huruf, margin, spasi, penempatan elemen dokumen, penomoran, penggunaan kop surat, hingga format tanggal dan tanda tangan.
Standardisasi memberikan beberapa keuntungan.
Pertama, dokumen menjadi lebih mudah dibaca karena susunannya konsisten.
Kedua, pekerjaan menjadi lebih efisien karena pegawai tidak perlu menentukan format dari awal setiap kali membuat dokumen baru.
Ketiga, dokumen terlihat lebih profesional dan mencerminkan identitas organisasi.
Keempat, standardisasi membantu mengurangi kesalahan dalam pembuatan dokumen.
Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada satu format yang wajib digunakan oleh semua perusahaan untuk seluruh jenis dokumen. Setiap organisasi dapat memiliki pedoman tata naskah atau template sendiri. Oleh karena itu, ketika bekerja di suatu perusahaan, ikuti standar dan template yang telah ditetapkan organisasi.
Mengenal Surat Dinas
Salah satu dokumen yang banyak digunakan dalam kegiatan administrasi adalah surat dinas atau surat resmi.
Surat dinas digunakan untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kepentingan kedinasan atau organisasi. Surat tersebut dapat digunakan untuk undangan, pemberitahuan, permohonan, penugasan, penyampaian informasi, dan berbagai keperluan lainnya.
Karena membawa identitas organisasi, surat dinas perlu dibuat dengan format yang tertib.
Secara umum, sebuah surat resmi dapat terdiri atas beberapa bagian:
kop surat;
tanggal surat;
nomor surat;
lampiran;
hal/perihal;
alamat tujuan;
salam pembuka;
isi surat;
salam penutup;
identitas dan tanda tangan pengirim.
Susunan tersebut dapat berbeda bergantung pada jenis surat dan standar organisasi.
Yang perlu diperhatikan bukan hanya keberadaan setiap bagian, tetapi juga posisi, jarak, konsistensi, dan keterbacaan seluruh elemen tersebut.
Menentukan Format Sebelum Mengetik
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan ketika membuat dokumen adalah langsung mengetik seluruh isi sebelum menentukan format halaman.
Akibatnya, ketika margin atau ukuran huruf diubah di akhir, susunan dokumen dapat berubah dan pekerjaan harus diperbaiki kembali.
Cara yang lebih efektif adalah menentukan format dasar terlebih dahulu.
Sebelum mengetik surat, periksa:
ukuran kertas;
margin;
jenis huruf;
ukuran huruf;
jarak antarbaris;
posisi teks;
format paragraf;
penempatan kop surat.
Setelah format dasar ditetapkan, barulah isi dokumen dimasukkan.
Cara kerja ini sederhana, tetapi dapat menghemat waktu ketika dokumen memiliki banyak bagian.
Mengatur Halaman dan Margin
Margin merupakan jarak antara area pengetikan dengan tepi halaman. Pengaturan margin memengaruhi posisi seluruh isi dokumen sehingga perlu ditentukan sejak awal.
Untuk surat resmi, ukuran margin dapat mengikuti standar organisasi atau template yang digunakan. Jika tidak ada ketentuan khusus dalam tugas, gunakan ukuran yang telah ditetapkan oleh guru atau instruksi pekerjaan.
Dalam Microsoft Word, pengaturan margin dapat dilakukan melalui:
Layout → Margins → pilih ukuran yang diperlukan.
Jika diperlukan ukuran khusus, gunakan:
Layout → Margins → Custom Margins
Kemudian masukkan ukuran margin bagian:
Jangan menentukan margin hanya berdasarkan perkiraan visual. Ketika sebuah dokumen diminta memiliki margin tertentu, gunakan nilai numerik yang tepat.
Mengatur Huruf dan Paragraf
Dokumen resmi membutuhkan tampilan yang konsisten. Jangan menggunakan terlalu banyak jenis huruf atau variasi format hanya untuk membuat dokumen terlihat menarik.
Gunakan jenis huruf yang ditentukan oleh standar organisasi atau instruksi pekerjaan. Begitu pula dengan ukuran huruf dan jarak antarbaris.
Konsistensi lebih penting daripada dekorasi.
Misalnya, jika isi surat menggunakan ukuran huruf yang sama, jangan mengubah ukuran secara acak pada setiap paragraf. Jika judul atau bagian tertentu perlu diberi penekanan, gunakan format yang konsisten.
Perhatikan pula paragraf. Jangan membuat jarak dengan menekan tombol Enter berkali-kali. Jika membutuhkan pengaturan jarak antarparagraf, gunakan pengaturan Paragraph Spacing.
Kebiasaan ini penting karena dokumen yang dibuat dengan banyak spasi manual akan lebih sulit diperbaiki ketika isi dokumen berubah.
Memahami Shortcut Keyboard
Dalam pekerjaan administrasi, waktu merupakan salah satu sumber daya yang perlu dikelola. Jika sebuah perintah dapat dilakukan menggunakan kombinasi tombol sederhana, penggunaan shortcut dapat membuat pekerjaan lebih cepat.
Shortcut keyboard adalah kombinasi tombol pada keyboard yang digunakan untuk menjalankan perintah tertentu tanpa harus selalu menggunakan mouse atau membuka menu.
Beberapa shortcut yang umum digunakan dalam Microsoft Word antara lain:
| Shortcut | Fungsi |
|---|
| Ctrl + A | Memilih seluruh isi dokumen |
| Ctrl + C | Menyalin teks/objek |
| Ctrl + X | Memotong teks/objek |
| Ctrl + V | Menempelkan hasil salinan |
| Ctrl + Z | Membatalkan tindakan terakhir |
| Ctrl + Y | Mengulangi tindakan |
| Ctrl + S | Menyimpan dokumen |
| Ctrl + P | Membuka perintah cetak |
| Ctrl + F | Mencari teks |
| Ctrl + H | Mencari dan mengganti teks |
| Ctrl + B | Menebalkan teks |
| Ctrl + I | Memiringkan teks |
| Ctrl + U | Memberi garis bawah |
| Ctrl + E | Meratakan teks ke tengah |
| Ctrl + L | Meratakan teks ke kiri |
| Ctrl + R | Meratakan teks ke kanan |
| Ctrl + J | Meratakan teks kiri dan kanan |
| Ctrl + K | Menambahkan hyperlink |
Tidak semua shortcut harus langsung dihafalkan. Mulailah dengan shortcut yang paling sering digunakan dalam pekerjaan.
Untuk pekerjaan administrasi, Ctrl + C, Ctrl + V, Ctrl + X, Ctrl + Z, Ctrl + S, Ctrl + F, Ctrl + A, serta shortcut perataan teks merupakan beberapa kombinasi yang sangat berguna.
Mengapa Shortcut Penting?
Bayangkan seorang staf harus memperbaiki nama perusahaan yang salah ketik sebanyak sepuluh kali dalam sebuah dokumen.
Daripada mencari satu per satu, staf dapat menggunakan Find and Replace untuk mencari teks lama dan menggantinya dengan teks yang benar.
Shortcut Ctrl + H dapat digunakan untuk membuka fitur tersebut.
Penggunaan shortcut bukan sekadar membuat seseorang terlihat lebih mahir menggunakan komputer. Tujuan sebenarnya adalah mengurangi pekerjaan berulang dan meningkatkan efisiensi.
Membuat Kop Surat
Kop surat merupakan bagian identitas yang terdapat pada bagian atas surat resmi. Kop surat biasanya memuat informasi mengenai organisasi, seperti nama, alamat, nomor kontak, situs web, atau informasi identitas lainnya sesuai kebutuhan.
Kop surat membantu penerima mengenali asal dokumen.
Karena merupakan identitas organisasi, pembuatan kop surat tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jika perusahaan telah memiliki kop surat resmi, gunakan template yang disediakan dan jangan mengubah elemen identitas tanpa kewenangan.
Untuk latihan, siswa dapat membuat kop surat sederhana berdasarkan data organisasi yang diberikan.
Contohnya:
PT NUSANTARA JAYA
DIVISI ADMINISTRASI DAN LAYANAN BISNIS
Jl. Merdeka No. 10, Bandung
Telp. (022) 1234567 | Email: info@nusantarajaya.example
Kemudian diberikan garis pemisah sebelum masuk ke isi surat.
Pada dokumen sebenarnya, informasi dan desain kop harus mengikuti identitas resmi perusahaan.
Membuat Kop Surat dengan Microsoft Word
Kop surat dapat dibuat menggunakan beberapa fitur Microsoft Word. Salah satu cara yang terstruktur adalah menggunakan Header sehingga bagian kop berada pada area kepala halaman.
Langkah umumnya:
1. Buka area Header
Pilih Insert → Header, kemudian pilih format yang sesuai atau gunakan header kosong.
2. Masukkan identitas organisasi
Ketik nama organisasi dan informasi lain yang diperlukan.
3. Atur format teks
Gunakan ukuran, jenis, dan penekanan huruf sesuai standar identitas organisasi.
4. Tambahkan logo jika tersedia
Gunakan logo resmi dengan kualitas yang baik. Hindari memperbesar atau mengecilkan logo secara tidak proporsional.
5. Buat garis pemisah
Gunakan fitur border atau elemen garis agar pemisah terlihat rapi.
6. Periksa posisi
Pastikan kop tidak terlalu dekat dengan tepi halaman dan tidak mengganggu area isi surat.
Penggunaan Header membantu menjaga posisi kop tetap konsisten, terutama ketika dokumen terdiri atas lebih dari satu halaman.
Menggunakan Tab, Alignment, dan Tabel dengan Tepat
Ketika membuat dokumen, hindari kebiasaan menggunakan banyak spasi untuk memindahkan teks ke posisi tertentu.
Misalnya, seseorang ingin menempatkan tanggal di sisi kanan halaman kemudian menekan tombol Space berkali-kali sampai teks berpindah.
Cara tersebut tidak stabil. Ketika ukuran huruf atau margin berubah, posisi teks dapat ikut berubah.
Gunakan fitur yang memang disediakan Word untuk mengatur posisi.
Alignment digunakan untuk mengatur perataan teks, seperti kiri, tengah, kanan, atau kiri-kanan.
Tab dapat digunakan untuk membuat posisi teks yang teratur.
Table dapat digunakan apabila informasi perlu disusun dalam baris dan kolom.
Pemilihan metode harus disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak semua dokumen membutuhkan tabel, dan tidak semua posisi teks harus dibuat menggunakan tab.
Prinsipnya sederhana:
Gunakan fitur pengolah dokumen untuk mengatur dokumen, bukan karakter kosong untuk menggantikan fungsi fitur tersebut.
Pemeriksaan Akhir Dokumen
Dokumen yang sudah selesai diketik belum tentu siap digunakan.
Sebelum disimpan atau dicetak, lakukan pemeriksaan akhir.
Periksa isi, termasuk nama, tanggal, nomor surat, alamat, dan informasi lainnya.
Periksa format, termasuk jenis huruf, ukuran huruf, margin, spasi, dan perataan.
Periksa posisi, terutama kop surat, nomor surat, alamat tujuan, isi, dan tanda tangan.
Periksa kesalahan pengetikan.
Jika dokumen akan dicetak, periksa juga tampilan melalui Print Preview untuk memastikan tidak ada bagian yang terpotong atau berpindah halaman secara tidak wajar.
Untuk dokumen yang benar-benar akan digunakan dalam organisasi, pemeriksaan akhir sebaiknya tidak hanya dilakukan berdasarkan tampilan. Pastikan pula isi dokumen telah mendapatkan persetujuan pihak yang berwenang.
Praktik — Membuat Surat Resmi
Pada praktik ini, siswa akan menerapkan keterampilan yang telah dipelajari dengan membuat sebuah surat resmi perusahaan menggunakan Microsoft Word.
Tujuan
Setelah menyelesaikan praktik, siswa diharapkan mampu:
mengatur halaman dan margin sesuai ketentuan;
membuat atau menggunakan kop surat;
menerapkan format surat resmi secara konsisten;
menggunakan shortcut keyboard untuk mempercepat pekerjaan;
mengatur paragraf dan posisi teks dengan tepat;
melakukan pemeriksaan akhir terhadap dokumen.
Skenario
SOAL PRAKTIK MEMBUAT SURAT RESMI
A. Petunjuk Pengerjaan
Buatlah 1 surat resmi perusahaan menggunakan Microsoft Word berdasarkan salah satu pilihan kasus yang tersedia.
Surat dibuat seolah-olah benar-benar digunakan dalam kegiatan administrasi perusahaan.
B. Ketentuan Format
- Ukuran kertas: A4
- Margin:
- Atas: 3 cm
- Bawah: 3 cm
- Kiri: 4 cm
- Kanan: 3 cm
- Font: Times New Roman
- Ukuran font: 12 pt
- Spasi: 1,15
- Isi surat menggunakan perataan Justify.
- Buat kop surat perusahaan yang memuat:
- Nama perusahaan
- Alamat perusahaan
- Nomor telepon
- Email
- Surat wajib memiliki:
- Tanggal surat
- Nomor surat
- Lampiran
- Perihal
- Tujuan surat
- Salam pembuka
- Isi surat
- Salam penutup
- Nama dan jabatan pengirim
- Tanda tangan
- Gunakan bahasa Indonesia yang baku, formal, dan sopan.
- Panjang surat 1–2 halaman.
- Simpan dengan nama file: Nama_Kelas_SuratResmi.docx
C. PILIHAN KASUS
PILIHAN 1 — SURAT UNDANGAN RAPAT KERJA SAMA
Anda bekerja sebagai staf administrasi PT Sinar Abadi Teknologi.
Buatlah surat undangan rapat kepada perusahaan rekanan.
Perusahaan pengirim:
PT Sinar Abadi Teknologi
Alamat:
Jl. Industri Raya No. 18, Bekasi, Jawa Barat
Perusahaan penerima:
PT Mitra Digital Nusantara
Alamat penerima:
Jl. Jababeka Utama No. 25, Cikarang, Bekasi
Nama penerima:
Bapak Andi Wijaya
Jabatan: Direktur PT Mitra Digital Nusantara
Keperluan:
Rapat membahas rencana kerja sama pengadaan perangkat komputer dan sistem jaringan untuk kantor cabang baru.
Hari/Tanggal:
Selasa, 13 Oktober 2026
Waktu:
10.00–12.00 WIB
Tempat:
Ruang Meeting Lantai 3, PT Sinar Abadi Teknologi
Agenda rapat:
- Pembahasan kebutuhan perangkat
- Spesifikasi barang
- Harga dan penawaran
- Jadwal pengiriman
- Ketentuan pembayaran
Buatlah surat undangan rapat berdasarkan informasi tersebut.
PILIHAN 2 — SURAT PENAWARAN PRODUK
Anda bekerja sebagai staf marketing PT Prima Office Solution.
Buatlah surat penawaran produk kepada perusahaan calon pelanggan.
Perusahaan pengirim:
PT Prima Office Solution
Alamat:
Jl. Ahmad Yani No. 88, Bekasi, Jawa Barat
Perusahaan penerima:
PT Karya Sentosa Mandiri
Alamat penerima:
Jl. Raya Narogong No. 120, Bekasi
Nama penerima:
Ibu Rina Wulandari
Jabatan: Procurement Manager
Produk yang ditawarkan:
- Laptop bisnis
- Komputer desktop
- Printer laser
- Proyektor
- Perangkat jaringan
Tujuan penawaran:
Menawarkan kebutuhan perangkat kantor untuk pembukaan gedung kantor baru PT Karya Sentosa Mandiri.
Masa berlaku penawaran:
14 hari sejak tanggal surat.
Layanan tambahan:
- Gratis pengiriman
- Instalasi perangkat
- Garansi produk
- Layanan teknisi
Buatlah surat penawaran yang menarik tetapi tetap menggunakan bahasa bisnis yang formal.
PILIHAN 3 — SURAT PERMINTAAN PEMBAYARAN
Anda bekerja sebagai staf administrasi keuangan PT Maju Bersama Indonesia.
Buatlah surat resmi kepada pelanggan yang belum menyelesaikan pembayaran.
Perusahaan pengirim:
PT Maju Bersama Indonesia
Alamat:
Jl. Raya Bekasi No. 45, Bekasi, Jawa Barat
Perusahaan penerima:
PT Sejahtera Abadi
Alamat penerima:
Jl. Industri Selatan No. 10, Cikarang, Bekasi
Nama penerima:
Bapak Dimas Pratama
Jabatan: Finance Manager
Nomor invoice:
INV/MBI/0926/087
Tanggal invoice:
10 September 2026
Nilai tagihan:
Rp25.000.000
Jatuh tempo:
25 September 2026
Tanggal surat:
5 Oktober 2026
Isi surat:
Mengingatkan pelanggan mengenai pembayaran yang telah melewati tanggal jatuh tempo dan meminta agar pembayaran segera diselesaikan.
Gunakan bahasa yang sopan dan profesional, bukan bahasa yang mengancam atau menyudutkan pelanggan.
PILIHAN 4 — SURAT PERMOHONAN KERJA SAMA
Anda bekerja sebagai staf Business Development PT Cipta Logistik Indonesia.
Buatlah surat permohonan kerja sama kepada perusahaan lain.
Perusahaan pengirim:
PT Cipta Logistik Indonesia
Alamat:
Jl. Raya Industri No. 56, Bekasi, Jawa Barat
Perusahaan tujuan:
PT Belanja Online Nusantara
Alamat:
Jl. Digital Raya No. 21, Jakarta Timur
Nama penerima:
Ibu Salsa Maharani
Jabatan: Head of Procurement
Bentuk kerja sama yang ditawarkan:
PT Cipta Logistik Indonesia menawarkan layanan pengiriman barang untuk mendukung kegiatan distribusi PT Belanja Online Nusantara.
Layanan yang tersedia:
- Pengiriman dalam kota
- Pengiriman antarkota
- Pengiriman barang dalam jumlah besar
- Pelacakan barang
- Layanan pengiriman reguler dan ekspres
Tujuan kerja sama:
Membantu mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pengiriman barang kepada pelanggan.
Pertemuan lanjutan:
Diusulkan pada Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di kantor PT Belanja Online Nusantara.
Buatlah surat permohonan kerja sama secara profesional.
PILIHAN 5 — SURAT PEMBERITAHUAN PERUBAHAN JADWAL PENGIRIMAN
Anda bekerja sebagai staf Customer Service PT Distribusi Cepat Indonesia.
Buatlah surat pemberitahuan resmi kepada pelanggan mengenai perubahan jadwal pengiriman barang.
Perusahaan pengirim:
PT Distribusi Cepat Indonesia
Alamat:
Jl. Industri Raya No. 77, Bekasi, Jawa Barat
Perusahaan penerima:
PT Sukses Makmur Retail
Alamat:
Jl. Raya Tambun No. 32, Bekasi
Nama penerima:
Bapak Fajar Nugroho
Jabatan: Warehouse Manager
Nomor pesanan:
PO/SMR/0926/145
Jenis barang:
Peralatan kantor
Jadwal pengiriman sebelumnya:
8 Oktober 2026
Jadwal pengiriman baru:
10 Oktober 2026
Alasan perubahan:
Terjadi kendala teknis pada kendaraan pengangkut sehingga proses pengiriman mengalami keterlambatan.
Waktu pengiriman baru:
09.00–12.00 WIB
Buatlah surat pemberitahuan yang:
- Menjelaskan perubahan jadwal.
- Menyebutkan alasan perubahan.
- Meminta maaf atas ketidaknyamanan.
- Memastikan barang tetap akan dikirim sesuai jadwal baru.
Gunakan bahasa yang profesional dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
D. Ketentuan Isi Surat
Dalam mengerjakan pilihan yang dipilih:
- Gunakan seluruh informasi yang tersedia pada soal.
- Jangan mengubah nama perusahaan, nama penerima, tanggal, waktu, alamat, dan data lainnya.
- Buat sendiri:
- Nomor surat
- Lampiran
- Perihal
- Kalimat pembuka
- Kalimat penutup
- Susun isi surat menjadi paragraf yang jelas, logis, dan profesional.
- Gunakan bahasa bisnis yang sopan.
- Perhatikan penulisan nama, jabatan, alamat, angka, tanggal, dan tanda baca.
- Surat harus terlihat seperti surat resmi yang benar-benar digunakan oleh perusahaan, bukan seperti surat pribadi.
Pilihan yang tersedia:
1. Undangan Rapat
2. Penawaran Produk
3. Permintaan Pembayaran
4. Permohonan Kerja Sama
5. Pemberitahuan Perubahan Jadwal Pengiriman
Ketentuan Dokumen
Dokumen harus memiliki:
Informasi rapat sekurang-kurangnya mencakup:
Hari/Tanggal
Waktu
Tempat
Agenda
Ketentuan Format
Gunakan ukuran kertas dan margin sesuai instruksi yang diberikan.
Gunakan jenis dan ukuran huruf yang konsisten.
Atur jarak paragraf dengan fitur Word, bukan menggunakan tombol Enter berulang kali.
Gunakan fitur alignment, tab, atau tabel sesuai kebutuhan untuk menjaga posisi elemen dokumen.
Gunakan kop surat yang telah disediakan atau buat kop surat sesuai identitas organisasi yang diberikan.
Tahapan Pengerjaan
Tahap 1 — Menyiapkan halaman
Tentukan ukuran kertas dan margin sebelum mengetik isi surat.
Tahap 2 — Membuat kop surat
Masukkan identitas organisasi dan logo apabila tersedia.
Tahap 3 — Menyusun bagian surat
Masukkan tanggal, nomor, lampiran, hal, alamat tujuan, dan bagian lainnya sesuai struktur surat.
Tahap 4 — Mengetik isi
Tuliskan isi undangan secara jelas dan formal.
Tahap 5 — Memformat
Periksa jenis huruf, ukuran, spasi, perataan, serta posisi setiap elemen.
Tahap 6 — Pemeriksaan
Periksa kembali isi dan tampilan dokumen.
Tahap 7 — Penyimpanan
Simpan dokumen menggunakan nama file yang sistematis.
Contohnya:
Undangan_Rapat_Evaluasi_September_2026.docx
Hindari nama file seperti:
Suratbaru.docx
Suratfix.docx
Suratfixbanget.docx
Nama file yang jelas akan membantu dokumen ditemukan kembali ketika jumlah file semakin banyak.
Checklist Pemeriksaan Surat
Sebelum menyerahkan hasil pekerjaan, gunakan checklist berikut.
| Pemeriksaan | Status |
|---|
| Ukuran kertas sudah sesuai | ☐ |
| Margin sudah sesuai | ☐ |
| Kop surat sudah benar | ☐ |
| Logo tidak berubah proporsi | ☐ |
| Nomor dan tanggal surat benar | ☐ |
| Nama penerima benar | ☐ |
| Informasi rapat lengkap | ☐ |
| Jenis dan ukuran huruf konsisten | ☐ |
| Spasi dan paragraf rapi | ☐ |
| Tidak ada salah ketik | ☐ |
| Posisi tanda tangan sesuai | ☐ |
| Nama file sudah sistematis | ☐ |
| Tampilan sudah diperiksa melalui Print Preview | ☐ |
Checklist sederhana seperti ini merupakan kebiasaan kerja yang baik. Dalam pekerjaan administrasi, pemeriksaan bukan hanya dilakukan ketika dokumen terlihat bermasalah. Pemeriksaan dilakukan sebelum dokumen diserahkan kepada pihak lain.